Tampilkan postingan dengan label Pernikahan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pernikahan. Tampilkan semua postingan

Menikah Karena Hamil di Luar Nikah, Sah atau Haram?

Bagikandakwah – Sahabat dakwah, Bagaimana status pernikahan wanita yang hamil di luar nikah dengan pria yang menghamilinya? Madzhab Syafi’i dan Hanafi menganggap sah pernikahan ini tanpa harus menunggu anak zina lahir. Dengan alasan tidak ada keharaman pada anak zina karena tidak ada nasab (keturunan).



Kompilasi Hukum Islam (KHI), Bab VIII Kawin Hamil sama dengan persoalan menikahkan wanita hamil. Pasal 53 dari BAB tersebut berisi tiga(3) ayat , yaitu : 1. Seorang wanita hamil di luar nikah, dapat dinikahkan dengan pria yang menghamilinya.

Perkawinan dengan wanita hamil yang disebut pada ayat (1) dapat dilangsungkan tanpa menunggu lebih dulu kelahiran anaknya. Dengan dilangsungkan perkawinan pada saat wanita hamil, tidak diperlukan perkawinan ulang setelah anak yang dikandung lahir.

Keputuasan KHI di atas diperkuat oleh pendapat mayoritas ahli fiqh (jumhur) yang membolehkan menikahi wanita yang dihamilinya. Juga diperkuat oleh beberapa hadits sbb:

1. Dari Aisyah ra berkata, “Rasulullah SAW pernah ditanya tentang seseorang yang berzina dengan seorang wanita dan berniat untuk menikahinya, lalu beliau bersabda, “Awalnya perbuatan kotor dan akhirnya nikah. Sesuatu yang haram tidak bisa mengharamkan yang halal.” (HR Tabarany dan Daruquthuny).

2: Seseorang bertanya kepada Rasulullah SAW, “Isteriku ini seorang yang suka berzina.” Beliau menjawab, “Ceraikan dia!.” “Tapi aku takut memberatkan diriku.” “Kalau begitu mut’ahilah dia.” (HR Abu Daud dan An-Nasa’i)

3: Dimasa lalu seorang bertanya kepada Ibnu Abbas ra, “Aku melakukan zina dengan seorang wanita, lalu aku diberikan rizki Allah dengan bertaubat. Setelah itu aku ingin menikahinya, namun orang-orang berkata (sambil menyitir ayat Allah), “Seorang pezina tidak menikah kecuali dengan pezina juga atau dengan musyrik’.

Lalu Ibnu Abbas berkata, “Ayat itu bukan untuk kasus itu. Nikahilah dia, bila ada dosa maka `ku yang menanggungnya.” (HR Ibnu Hibban dan Abu Hatim)

4. Ibnu Umar ditanya tentang seorang laki-laki yang berzina dengan seorang wanita, bolehkan setelah itu menikahinya? Ibnu Umar menjawab, “Ya, bila keduanya bertaubat dan memperbaiki diri.” Kalangan Sahabat Nabi yang membolehkan nikah dalam kasus ini antara lain: Abu Bakar, Umar, Ibnu Abbas.

Bagaimana dengan status anak tersebut? Status anak, menurut sebagian ulama, jika anak ini lahir 6 bulan setelah akad nikah–berarti usia kandugan sekitar 3 bulan saat menikah, maka si anak secara otomatis sah dinasabkan pada ayahnya tanpa harus ada ikrar tersendiri.

Sahabat dakwah, Namun jika si jabang bayi lahir sebelum bulan keenam setelah pernikahan–berarti usia kandungan lebih dari 3 bulan saat menikah, maka ayahnya dipandang perlu untuk melakukan ikrar, yaitu menyatakan secara tegas bahwa si anak memang benar-benar dari darah dagingnya. Semoga kita dijauhkan dari zina dan perbuatan yang dilarang oleh Allah.


Sumber: inilah.com

Ketika Istri Tidak Lagi Secantik Waktu Muda Dulu, Inilah Penguji Kesetiaan Bagi Seoarang Suami

Bagikandakwah – Setiap rumahtangga pasti mempunyai permasalah masing-masing, tak ada rumahtangga yang rukun tanpa pertengkaran sedikitpun, Masalah dalam pernikahan bisa datang dalam berbagai bentuk untuk menguji mental pasangan suami istri. Jika tidak mampu menghadapinya, maka Anda akan kalah dalam pernikahan tersebut.



Ada kalanya manusia iu bertambah umur juga akan bertambah tua sudah tak segar bugar dan sudah tidak seganteng dan secantik seperti dulu, disinilah suami istri diuji kesetiaannya.

Fedtri Yahya, seorang pengacara asal Malaysia, membagikan nasihat untuk dirinya sendiri bagaimana menghadapi sang istri yang sudah bertambah umurnya, bahkan berkurang kecantikannya.

“Semakin bertambahnya waktu, semakin pudar kelebihan istri di mata suami.”

Bila istri tidak lagi cantik seperti bidadari yang baru dinikahi, di sinilah iman, kesetiaan dan nafsu suami diuji. Tidak susah mencari wanita berwajah cantik. Cukup buka Instagram, beribu-ribu foto selfie wanita cantik dengan berbagai gaya dan busana ada di sana.

Mau yang seksi, yang pakai hijab, yang pakai cadar, semuanya ada. Kita lihat foto wanita cantik, tak lama kemudian muncul lagi satu foto wanita yang parasnya lebih cantik. Lalu… Pada kenyataannya, akan ada banyak sekali wanita yang lebih cantik dari istri kita di rumah.

Namun, jika istri kita tidak mampu memenuhi semua kehendak imaginasi nafsu, kita hendaknya mengubah cara pandang tersebut sehingga keadaan menjadi lebih baik.

Seharusnya semakin sayang pada istri dan juga semakin perhatian. Memberikan yang terbaik kepada istri seperti merawat istri agar semakin terlihat cantik membelikan baju agar terlihat indah dan anggun.

Mata istri kita memang sudah tidak seindah dahulu. Di bawah matanya tampak lebam, kantung matanya terlihat jelas, mengapa?

Karena dia tidak pernah punya waktu tidur yang cukup semenjak melahirkan anak-anak kita. Terkadang, baru terlelap sedikit, anak sudah menangis. Apalagi jika anak-anak sakit.

Bentuk tubuh istri kita sudah tidak seramping dahulu. Bahkan kadang sudah melebihi jangkauan lengan kita saat memeluknya. Itu semua karena nafsu makannya melimpah ketika selesai menyusui anak-anak kita, dan memasakkan makanan enak untuk santapan kita setiap hari.

Memang akan menjadi panjang jika membicarakan kekurangan dan perubahan istri, apalagi jika jumlah anak dan umur juga bertambah.

Tetapi didiklah mata dan hati kita agar selalu membesarkan pengorbanan istri supaya kekurangannya itu nampak lebih kecil.

Jika para suami bermuhasabah dan meletakkan dirinya sebagai penyebab istri jadi begitu, tentu hati kita akan merasa lebih lapang dan luas untuk lebih menghargainya.

Pesan Nabi Muhammad Untuk Para Suami

Begini pesan Rasulullah SAW kepada para suami, ” Jika engkau melihat seorang wanita, lalu dia memikat hatimu, maka segeralah datangi istrimu. Sesungguhnya, istrimu memiliki seluruh kelebihan yang dimiliki oleh wanita itu. (HR. Tirmidzi)

Karena itu, tundukkan pandangan. Itu lebih baik untuk memelihara keimanan kita. Lebih mudah kita meninggalkan hal yang nafsu jahat sukai, lebih besar kebahagiaan yang melimpahi hati. Sebuah kemenangan apabila kita berhasil menundukkan nafsu jahat kita.

Sesungguhnya perhiasan dunia itu adalah istri yang solehah. Maka pikirkan betapa beratnya tugas suami dalam mendidik dan menuntun istri agar menjadi orang yang solehah.

Tuntunlah tangan istri, didiklah dia sebaik-baiknya. Doakan dan ridhoilah dia agar kelak menjadi bidadari kita yang muda dan cantik selamanya di surga Allah.

Apa saja yang telah kita lakukan selama ini untuk memastikan anak istri kita sama-sama masuk surga Allah nanti?”

Setiap orang akan diuji sesuai dengan tingkat keimanannya dan kesetiannya. Ingatlah, bukan hanya rumah tangga kita yang sedang diuji. Tapi, masih ada jutaan manusia yang sedang diuji pula dengan kehidupan rumah tangganya.

Sahabat dakwah, Maka bersyukurlah apabila kita diberikan istri yang akan menemani kita selamanya disurga ya hanya dengan satu istri, meski ia terlihat sudah tidak cantik lagi, tetapi ia yang selama ini setia kepada kita, ada kalanya kita juga terlihat tidak seganteng dulu lagi pasti istri juga akan diuji kesetiaannya, saling menjaga satu sama lain akan menjadikan kita keluarga yang utuh.


Sumber: wajibbaca.com

Inilah 5 Alasan Kenapa Wanita Bisa Naksir Sama Pria yang Sudah Punya Istri

Bagikandakwah – Sahabat dakwah, Menjalin suatu hubung4n percintaan tidak pernah ada larangannya. Karena pada dasanya, manusia diciptakan untuk berpasang-pasangan. Tapi dengan catatan, seseorang yang kamu sukai bukanlah pria yang sudah beristri.



Namun entah kenapa, belakangan ini para wanita single justru lebih tertarik pada pria yang sudah beristri. Seperti kasus Jennifer Dunn yang sukses menghebohkan jagat Tanah Air belakangan ini. Artis yang dikenal dengan kontroversinya ini digosipkan selingkuh dengan suami Sarita Abdul Mukti.

Kasus ini bahkan menarik perhatian kalangan artis. Sebut saja Nafa Urbach, Nikita Mirzani, Titi Kamal, yang ikut memberi tanggapan terkait aksi pelakor alias perebut laki orang yang kian marak terjadi di Tanah Air.

Nah ternyata, ada beberapa alasan yang mendorong para wanita single memilih pria beristri. Selain sudah berpengalaman dan mapan, berikut alasan lainnya yang dihimpun dari suratkabar.id.

1. Senang Dengan Tantangan

Menurut penulis buku How to Attract and Marry the Man of Your Dreams , Terry McDonald, wanita single memilih pria beristri karena ingin membuat hidupnya lebih tertantang. Padahal, sejak kita lahir hingga sekarang, kehidupan ini telah memberikan banyak tantangan.

2. Lebih Romantis dan Seks1

Bagi wanita single, pria beristri bisa membangun hubung4n yang jauh lebih romantis dibandingkan pria muda. Selain itu, menurut McDonald, helaian uban yang sering terlihat pada pria berumur malah dianggap Seks1 oleh sejumlah wanita.

Ini karena mereka menganggap uban adalah suatu tanda kematangan pria tersebut!

4. Pintar Berbicara

Usia yang matang serta asam garam yang telah banyak dimakan dalam rumah tangga, membuat pria beristri jadi lebih pintar berbicara dan merayu para wanita single. Disini tergantung pada wanitanya sendiri, apakah termakan rayuan maut tersebut atau tidak.

Tapi kebanyakan wanita yang sudah dibuat terbunga-bunga termakan omongan dan akhirnya menaruh rasa percaya.

5. Berhati-hati Jaga Perasaan

Sikap sang pria yang berhati-hati demi menjaga perasaan wanita idaman lain dan istrinya, entah kenapa untuk sejumlah wanita berstatus pacar gelap dianggap sebagai bentuk perhatian yang manis.

Untuk itu, jagalah pasanganmu dengan segenap hatimu, jangan sampai rumahtanggamu rusak karena ulahmu atau karena pihak ketiga. Terima kasih telah membacanya


Sumber: palingseru.com

Inilah 10 Penyebab Anda Tidak Cepat Bertemu Dengan Jodoh Anda

Bagikandakwah – Sahabat dakwah, Perkara Jodoh memang menjadi misteri bagi kita. Sebuah penelitian yang pernah dilakukan oleh Dr. Hj. Mohd. Fadzilah Kamsah, seorang motivator dan juga konsultan keluarga berkebangsaan Malaysia mengatakan,



“Mereka yang kesulitan mendapatkan jodoh bukan sepenuh kesalahan dirinya, hal ini hanyalah masalah waktu dan juga kesempatan yang belum berpihak, sehingga harus terus diupayakan sampai akhirnya seseorang bisa bertemu dengan belahan jiwanya.”

Lebih lanjut beliau juga memaparkan beberapa alasan mengapa hingga usia tertentu seseorang belum juga bertemu dengan jodohnya:

1. Upaya Belum Maksimal

Banyak orang mudah mengalami patah hati ketika cintanya ditolak, hal ini bisa berujung dilema jika yang bersangkutan tidak mampu bangkit dan segera mengatasi kekecewaan yang mungkin pernah ditimbulkan.

Dr. Kamsah menasihati, bahwa dunia ini luas dan masih ada banyak orang di luar sana yang mau menerima cinta Anda, jadi maksimalkan upaya dan perluaslah jangkauan pertemanan Anda, dengan demikian Anda akan memiliki banyak kesempatan untuk bertemu dengan jodoh Anda.

2. Tujuan yang Salah

Dalam proses menemukan jodoh unsur utama yang harus dipegang serta dipatuhi adalah kasih serta penghormatan. Namun, banyak orang justru memperlakukan orang lain dengan tidak hormat dan cenderung melecehkan.

Nah, jika hal ini terus dilakukan tentunya akan menimbulkan rasa kurang simpati dan akhirnya yang bersangkutan mengalami kesulitan untuk menemukan jodoh yang diimpikan.

3. Belum Memiliki Keinginan

Banyak pemuda dan pemudi belum memiliki keinginan untuk segera melepas masa lajang karena mereka terlalu sibuk dengan rutinitas pekerjaan dan memiliki ambisi besar menjadi sukses.

4. Tidak Memiliki Daya Tarik

Setiap orang perlu menghargai tubuhnya. Penampilan yang apa adanya, bau badan yang menyengat, kulit kusam, dan sebagainya bisa menjadi penyebab seseorang sulit menemukan jodoh.

5. Doa yang Belum Terkabul

Mungkin ada di antara Anda bertanya-tanya mengapa setelah memohon kepada Tuhan melalui doa jodoh Anda tetap tak kunjung datang.

Dalam hal ini jangan pernah menyalahkan Tuhan, terkadang cara Tuhan menjawab permohonan Anda tidak bisa dipahami oleh akal manusia. Akan tetapi, tetaplah percaya dan penuh iman karena pada waktunya Tuhan pasti memiliki rencana terbaik untuk setiap dari Anda.

6. Tidak Memohon Restu Dari Orangtua

Sebagai seseorang yang telah berjasa melahirkan dan merawat Anda hingga dewasa, doa serta restu dari orangtua sangat manjur dalam usaha Anda menemukan jodoh.

Karenanya, segera perbaiki hubungan Anda jika Anda sedang memiliki masalah dengan orangtua dan mintalah bimbingan serta saran dari mereka tentang kriteria bagaimana yang cocok dengan kepribadian Anda.

7. Pengaruh Supranatural

Mungkin bagi sebagian orang yang percaya dengan supranatural (guna-guna) adalah penyebab mengapa seseorang mengalami kesulitan mendapatkan jodoh.

Maka dari itu, tingkatkan keimanan Anda serta mintalah perlindungan dari Tuhan agar Anda senantiasa memperoleh kedamaian dalam hidup dan bisa segera menemukan jodoh Anda.

8. Memiliki Target yang Belum Tercapai

Mungkin ada di antara Anda memang dengan sengaja menunda untuk menjalin hubungan serius dengan seseorang karena memiliki target yang belum tercapai, seperti:

Menyekolahkan adik hingga selesai, peraturan dari tempat kerja yang melarang sementara waktu untuk menikah, menyelesaikan pendidikan, dan sebagainya.

9. Intervensi Dari Orangtua

Memang, sebagian besar orangtua mengharapkan bisa memiliki menantu yang terbaik bagi anak-anaknya. Akan tetapi, tanpa disadari terkadang orangtua bisa terlalu jauh mengintervensi sehingga menghambat kesempatan anak-anaknya mendapatkan jodoh.

Jika hal ini Anda alami, maka cobalah membahasnya secara baik-baik dengan orangtua Anda, jelaskan yang Anda inginkan dan sedikit bersikap tegas menghadapi sikap orangtua tidaklah masalah.

10. Menetapkan Standar Terlalu Tinggi

Sebelum menentukan calon pendamping hidup seringkali hal utama yang dipertimbangkan adalah bibit, bobot dan bebet orang yang bersangkutan.

Namun, perlu disadari bahwa hal ini terkadang bisa menjadi penghambat bila Anda menentapkan standar terlalu tinggi.

Ketahuilah, tidak ada seorangpun yang sempurna, tetapi usahakan mencari seseorang yang betul-betul Anda cintai, baik budi pekertinya dan yang terpenting dia bertanggung jawab dan mau bekerja keras. Semoga dapat menginspirasi dan bermanfaat. Saya doakan semoga yang belum bertemu dengan jodohnya segera dipertemukan. Aamiin
Jangan lupa like dan share artikel ini. Terima kasih


Sumber: keluarga.com

Mau Jodohmu Didekatkan Oleh Allah ? Kamu Harus Coba 14 Cara Ini

Bagikandakwah – Perkara jodoh memang kita tidak mengetahuinya dengan siapa kita berjodoh. Tentunya juga dalam mencari jodoh kita semua berharap agar dipermudah dan sesuai dengan yang kita inginkan, untuk itu berikut ulasan agar kita didekatkan dengan jodoh kita.



1. Taubati Segala Dosa
Bagaimana bisa satu waktu kamu menghiba pada-Nya, tapi di waktu lain kamu barengi dengan aktifitas yg mendurhakai-Nya? Rasanya tak pantas jika kebaikan kita barengi dengan maksiat yang mengakibatkan doa susah untuk dikabulkan

2. Siapkan Ilmunya
Pingin naik haji, pelajari manasik haji. Pingin nikah, pelajari ilmunya. Tuhan akan mengabulkan hamba yang pantas menerima. Tak mungkin Allah kasih kalau kita tidak mempersiapkan semuanya terlebih dahulu.

3. Menjemput
Bukan nunggu ilmu, tapi cari ilmu. Bukan nunggu rezeki, tapi jemput rezeki. Jodoh juga gitu. Bukan nunggu jodoh, tapi jemput jodoh. BETUL?

4. Jodohmu Cermin Dirimu
Saat kau damba jodoh yang mulia, maka jangan menghinakan diri dengan perbuatan yang tak pantas dilakukan orang yang mulia. Jodoh yang baik dijemput dengan cara yang baik dan tak perlu dengan pacaran untuk menjemputnya.

5. Bermunajatlah Pada-Nya
“Rabbii laa tadzarnii fardan..” (Tuhan, jangan biarkan aku sendiri). Kalo gak ngadu ke Tuhan, mau ke sapa lagi? Bukankah Allah tempat satu-satunya untuk mengadu? Tenang, Allah tak akan tega melihatmu sendirian melulu.

Rasulullah berkata, Tiga orang yang doanya pasti terkabulkan; Doa orang teraniaya, doa musafir, dan doa orang tua pada anaknya. Nah jadi do’a yang paling ajib sudah tertera, tinggal pilih mau do’a yang mana?

6. Doain Temanmu
Doa muslim untuk saudaranya yang dilakukan tanpa sepengetahuan orang yang didoakannya, adalah doa yang akan dikabulkan Tuhan.

Jangan jadi manusia yang pelit yang tak mau mendoakan saudaranya yang lain karena do’a adalah pemberian yang paling ringan karena tak perlu mengeluarkan uang untuk melakukannya tetapi berat jika ditimbang sebagai amal.

7. Luruskan Niat
Nikah bukan hanya untuk meraih bahagia dunia, tapi lebih dari itu. Pernikahan muslim adalah ibadah yang mulia. Segala yang dilakukan setelah menikah bernilai ibadah, kecuali perbuatan yang jelas maksiyat loh yah.

8. Sedekah
Ini mah gak usah ditanya lagi faedahnya. Segala masalah tuntas dengan sedekah yang ikhlas. Dengan sedekah, semua hajat bakal terkabul karena sebab do’a orang yang kita beri sedekah tersebut.

9. Istikharah
Berdoalah, Ya Allah, jika dia baik bagi agamaku, duniaku, akhiratku, tolong dekatkan hamba dg cara-Mu. Jika tidak, jauhkanlah ia, jangan biarkan hamba terlampau berharap kepadanya.

10. Jangan Malu Minta Bantu
Comblang itu halal, asal dg cara benar. Khadijah mendekati Muhammad saja dengan perantara Maisaroh kan? Lalu dimana salahnya minta dicomblangi, siapa tau jodoh #eeeh

11. Tetaplah Terhormat di Masa Penantian
Jomblo itu bukan aib. Jangan terpancing teman2mu yang mengisi penantian dengan cara tak halal. Berpacaran sama saja melakukan zina dan maksiat yang akan menyebabkan jodoh terbaik sukar untuk datang.

12. Tawakkal
Percayalah bahwa kalau memang jodoh nggak akan kemana. Kalo udah doa, udah usaha, ya udah, serahkan hasilnya pada Allah. Intinya harus yakin, kalau gak yakin gimana Allah mau ngasihnya?

13. Jarang Ada Berlian di Tempat Sampah
Jemput jodoh baik di tempat baik-baik. Karena orang baik, lebih kerasan tinggal di komunitas yang baik. Tak mungkin orang baik akan berada ditempat yang tak baik karena itu tak sesuai dengan dia.

14. Minta Doa Dari Banyak Orang
Mintalah doa kepada Para sahabat , orang shalih, keluarga. Jangan malu. Kita tak tahu, dari doa yg mana pengabulan Tuhan itu datang. Makin banyak yang mendo’akan makin cepat terkabul in shaa Allah.

Semoga bermanfaat…


Sumber: arrahman.id

Bonus-bonus Istimewa Ini Akan Kamu Dapatkan Jika Menikah Sama Orang yang Rumahnya Dekat Denganmu

Bagikandakwah – Sahabat dakwah, Manusia memang tak bisa memilih siapa jodohnya, karena Allah telah menentukan siapa jodoh kita jauh sebelum kita dilahirkan ke muka bumi ini.



Namun walau demikian, bukan berarti kita sebagai manusia harus pasif dengan kepasrahan tak mau berusaha dan mencarai dimana jodoh kita, dengan hanya diam saja di rumah menanti dia tiba.

Karena Tuhan tak mungkin akan menghadirkan sosok teman hidup kita tersebut secara otomatis dan tiba-tiba begitu saja bukan? Hehehe.

Nah sahabat dakwah, termasuk ketika engkau ingin menikah dengan orang yang berasal dari satu daerah atau bahkan jauh dari daerahmu, engkau bisa mengusahakan hal tersebut. Ada beberapa orangtua yang kurang rela anaknya berjodoh dengan orang dari daerah jauh, namun ada yang boleh.

Itulah mengapa seni berjuang bertemu jodoh memang tak bisa kita alami sendirian, namun perlu pendampingan dari orangtua dan keluarga atau siapapun yang kira-kira mampu memberikan masukan dan pandangan baik buruknya kepada kita.

Bagi yang ternyata jodohnya jauh dari daerah tempat tinggal, tak perlu berkeluh kesah karena ada seni sendiri yang bisa didapatkan, antaranya bisa memperluas pergaulan keluar daerah dan masih banyak lagi.

Namun bagi engkau yang ternyata berjodoh dengan orang satu daerah atau bahkan tetanggamu sendiri, tak usah merasa kuper atau bagaimana.

Karena dengan memiliki pasangan hidup yang berasal dari derah sama atau bahkan tetangga sendiri, engkau justru akan mendapatkan bonus-bonus istimewa berikut ini:

Enak Saat Pulang Kampung
Walaupun merantau kemanapun bersama suami dan anak-anak, namun pulang kampung ke rumah orangtua adalah sesuatu hal yang harus tetap dilakukan seorang anak untuk menguatkan baktinya kepada orangtua yang telah membesarkannya dengan penuh perjuangan.

Tak perlu menunggu momen hari raya apapun, atau saat bagaimanapun, karena sejatinya pulang kampung ke rumah orangtua atau mertua dalam tujuan menguatkan bakti dan silaturahim akan dihadiahi doa restu dari orangtua, dan itu berkahnya luar biasa lho!

Coba bayangkan jika engkau dan pasangan merantau ke Kalimantan, orangtuamu berasal dari Jawa namun mertuamu dari Papua, hmm…tak bisa sekaligus bersilaturahim ke orangtua dan mertua kan?

Namun walau engkau merantau ke Kalimantan dan orangtua serta mertuamu berada dalam satu daerah di Jawa, maka bisa dengan mudah langsung pulang ke rumah orangtua dan mertua sekaligus. Itu bonus pertamanya. Hehehe.

Mengikatkan Kekeluargaan Keluarga dan Keluarga Pasangan Lebih Erat
Bonus kedua, jika engkau menikah dengan orang yang sedaerah atau tetanggaan denganmu, engkau bisa lebih mudah mengikatkan kekerabatan orangtua dan keluargamu dengan mertua dan keluarga pasangan hidupmu.

Selain itu engkau juga lebih mudah mencari tahu tentang bagaimana keluarga pasanganmu begitupun sebaliknya pasanganmu juga bisa lebih tahu tentang keluargamu. Jika sudah saling tahu, maka lebih mudah dalam beradaptasi kan?

Jika Butuh Apa-apa Mudah

Saat pulang kampung atau jika memang engkau sedang ada keperluan di rumah orangtua atau mertua, lebih mudah dalam mengerjakannya sambil nyambi mengurus keperluan di rumah pasangan yang berdekatan.

Jadi sambil menyelam minum air, sambil mengunjungi orangtua dan mengurus keperluan di kampung halaman, sambil berkunjung ke rumah mertua. Hehehe. Ini bonus ketiga.

Mudah Mengurus Pernikahan

Dan bonus keempat sekaligus sesungguhnya adalah bonus pertama yang bisa engkau dapatkan jika menikah dengan orang yang sedaerah atau bahkan tetanggamu sendiri adalah mudah mengurus perizinan nikah.

Karena jika satu daerah lebih mudah juga dalam mengkoordinasikan persyaratan nikah dan di KUA juga memang jika satu Kecamatan maka tak perlu banyak persyaratan yang lebih ribet. Demikianlah kelebihan bila anda menikah dengan orang yang dekat rumah/tetangga


Sumber: tandapagar.com